Jumat, 17 Februari 2012

C. Membandingkan Karakteristik Novel 20-30 an

Sejarah sastra indonesia mencatat bahwa pada kurun waktu 1920-1930 telah dihasilkan novel-novel yang menjadi tonggak sejarah sastra Indonesia. Para pakar sastra menggolongkan novel angkatan 20-30an sebagai novel tradisi Balai Pustaka karena novel-novel itu merupakan kelanjutan dari karya-karya sastra terbitan Balai Pustaka. Sedangkan angkatan tahun 192 sendiri lebih dikenal sebagai Angkatan Siti Nurbaya, karena ditandai dengan novel SITI NURBAYAkarya Marah Rusli yang sangat terkenal. kalian tentu tahu bahwa pada tahun 20-30an Indonesia masih dalam keadaan dijajah oleh bangsa Belanda. Indonesia waktu itu sebagai budak dan kondisi ini memunculkan 2 kelompok masyarakat yaitu kelompokk orang saudagar kaya dengan kelompok rakyat miskin. Perbedaan ini seperti memicu munculnya banyak kisah sebagai ciri karya prosa tahun 20-30an.

Contoh Perbandingan 2 buah novel angkatan 20-30an 
  
No
Unsur Yang Dibandingkan
Novel Azab dan Sengsara
Novel Siti Nurbaya
1
Tema
Anak Perjaka dijodohkan paksa oleh orangtuanya karena orangtuanya tidak menyetujui gadis pilihan anaknya yang berasal dari keluarga miskin
Anak Perawan yang harus menikah dengan laki-laki tua untuk menutup hutang orangtuanya kepada laki-laki itu
2
Latar
Terjadi pada masyarakat Minangkabau, daerah Siporok, Padang, dan Medan Sumatera Utara
Terjadi pada masyarakat Minangkabau, Padang, dan sebagian cerita di Jakarta
3
Alur Cerita
Diakhiri dengan kesengsaraan tokoh utama Mariamin.
Diakhiri dengan kematian tokoh utama Siti Nurabaya dan Syamsulbahri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Islam Mosque 2